Ngidam Mobil Murah China, Pilih Wuling atau DFSK?

Industri otomotif Indonesia beberapa tahun belakangan ini kedatangan dua pemain baru yaitu Wuling dan DFSK. Keduanya merupakan produsen kendaraan penumpang yang berasal dari Tiongkok dan telah memiliki pabrik di Tanah Air. Di mana masing-masing telah menghadirkan produknya, namun dengan segmen pasar yang berbeda. Kali ini Otosia akan membahas kedua merek tersebut untuk memberikan gambaran kepada Anda agar dapat memilih.

Wuling

Wuling merupakan pabrikan otomotif asal China yang lebih dulu menelurkan produk di Indonesia yakni Confero. Mobil yang menyasar segmen low MPV (Multi Purpose Vehicle) ini sempat mengguncang pasar otomotif Indonesia. Pasalnya harga yang ditawarkan cukup menarik, mulai dari Rp131,8 juta hingga Rp168,9 juta. Mengusung mesin 1,5L, Confero ditawarkan dalam tiga varian, Confero, Confero S – C Type dan Confero S – L Type dengan lima pilihan warna Sand Brown, Starry Black, Pristine White, Dazzling Silver dan Carnelian Red.

Banyaknya varian yang ditawarkan tentunya menjadi nilai lebih bagi Confero. Dengan jarak harga yang tak terlalu jauh antar varian, konsumen dimanjakan berbagai fitur. Sebagai gambaran varian tertinggi Confero S-L Type sudah dilengkapi foldable remote keyless entry, remote opener windows and trunk, dual SRS airbag, Tire Pressure Monitoring System untuk meninjau tekanan angin pada ban hingga captain seat.

Tak beberapa lama menghadirkan Confero, Wuling kembali memboyong produk baru yang menyasar segmen lebih tinggi yaitu medium MPV yaitu Cortez. Ini artinya mobil 7 penumpang tersebut berada si segmen yang diisi oleh Toyota Innova. Karena menyasar segmen yang lebih atas, Cortez pun ditawarkan dengan harga yang cukup tinggi, namun tetap mengejutkan. Adapun Cortez dibanderol mulai Rp193,8 juta hingga Rp264 juta. Tentunya harga tersebut jauh di bawah mobil merek lain yang bersaing di segmen yang sama.

Dengan harga segitu Cortez memiliki kekuatan pada desain, fungsionalitas dan fitur yang cukup lengkap, bahkan mewah. Salah satu fiturnya seperti sunroof electric yang cukup jarang ditemukan pada mobil dengan banderolan sebesar itu. Terdapat 7 varian yang dihadirkan Wuling untuk Cortez dengan dua pilihan mesin yaitu 1,5L dan 1,8L.

Di samping produk, Wuling telah memiliki jaringan diler atau layanan purna jual yang cukup banyak tersebar di Indonesia. Saat ini Wuling telah memiliki 71 dealer resmi yang akan terus berkembang sampai dengan 80 outlet.

DFSK

Merek milik PT. Sokonindo Automobile ini memang terdengar cukup unik. Pada awalnya produsen otomotif yang memiliki pabrik di daerah Tangerang ini menawarkan mobil niaga, namun tak beberapa lama DFSK merilis mobil penumpang di segmen Sport Utility Vehicle (SUV), yaitu Glory 580.

Mobil berkapasitas 7 penumpang ini diniagakan mulai dari Rp245,9 juta hingga Rp308 juta. Harganya cukup mengejutkan sebagai SUV yang dikatakan menjadi pesaing Honda CR-V. Meski secara fitur tidak selengkap pesaingnya, namun Glory 580 terbilang menarik bagi konsumen yang mencari kendaraan SUV cukup mewah dengan banderol terjangkau.

Ditawarkan dalam dua pilihan mesin 1,5L dan 1,8L, Glory 580 memiliki fitur seperti power window, audio steering switch, dual zone automatic AC, paddle shift sampai fitur kunci pintar. Fitur keselamatannya didukung kursi ISOFIX, rem Anti-lock Braking System (ABS), Brake Override System, Emegency Stop Signal, Hill Start Assist juga 6 Airbag. Bahkan di varian tertinggi sudah ada layar MID yang dilengkapi pemantau tekanan angin ban atau Tire Pressure Monitoring System.

Sedangkan untuk diler, DFSK telah memiliki jaringan outlet di seluruh Indonesia seperti, Jabodetabek, Medan, Pekanbaru, Lampung, Bandung, Cirebon, Semarang, Jogjakarta, Kudus, Sidoarjo, Surabaya, Denpasar, Makassar dan Kupang. Rencananya DFSK akan memperkuat jaringannya sebanyak 50 outlet hingga akhir tahun 2018.

Kesimpulan

Baik Wuling maupun DFSK menawarkan produk yang cukup menggunjang pasar otomotif Indonesia, khususnya dari sisi harga jual. Hal ini sendiri dapat tercapai berkat komitmen dari kedua pabrikan asal China itu dengan membangun pabrik di Tanah Air.

Untuk Wuling sendiri memiliki kelebihan dari banyaknya model yang ditawarkan dan harganya yang kompetitif, khususnya bagi konsumen entry-level. Ditambah jaringan diler yang sudah cukup banyak, sehingga memudahkan dalam menjangkau layanan purnajual.

Sedangkan DFSK menghadirkan model yang segmennya sedang tren atau berkembang di Tanah Air. Namun, harganya cukup kompetitif untuk segmen SUV. Selain itu, modelnya memiliki fungsional dan fitur yang cukup lengkap. Nah kira-kira pilih yang mana ya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *